Kasus Aneh Hilangnya Si Katai Cokelat
18 Feb. 2015

Lebih dari setengah dari seluruh bintang serupa Matahari dilahirkan kembar. Ketika dua bintang dilahirkan bersama-sama, keduanya akan bergerak saling mengitari dan membentuk apa yang kita sebut sebagai sistem bintang ganda.

Salah satu pasangan bintang ini dapat dilihat pada foto berikut. Kedua bintang berdekatan dan bergerak saling mengitari. Sekali putaran diperlukan waktu 12 jam dan dalam sekali putaran salah satu bintang berada di depan pasangannya sebanyak dua kali.

Sistem bintang ganda tersebut secara teratur akan tampak redup selama beberapa waktu saat salah satu bintang menggerhanai bintang pasangannya, seperti mercusuar tapi kebalikannya. Gerhana adalah ketika cahaya dari satu objek terhalangi oleh objek lainnya.

Dengan menggunakan teleskop canggih, para ilmuwan mengamati peredupan bintang dengan sangat teliti. Ternyata peredupan itu tidak seteratur yang diduga. Perilaku aneh ini akan bisa dijelaskan dengan mudah seandainya ada objek lain yang mengorbit duo bintang itu.

Jadi, selama bertahun-tahun astronom yakin ada objek gelap yang dikenal sebagai bintang katai cokelat diam-diam bersembunyi dalam sistem bintang ganda ini. Namun, pengamatan dengan menggunakan teleskop yang lebih baru dan lebih canggih tidak menunjukkan tanda-tanda adanya bintang katai cokelat.

Kalau katai cokelat ternyata tidak ada, apa penyebab bintang-bintang itu berperilaku begitu aneh? Kita belum tahu pasti, tapi teori yang paling dijagokan adalah medan magnet bintang-bintang itu mengubah bentuk bintang sehingga kecerlangannya pun berubah.

Fakta Keren

Foto-foto baru sistem bintang ganda ini sangatlah akurat. Saking akuratnya, katai cokelat yang lebih redup 70.000 kali daripada bintang yang diedarinya pun akan terlihat seandainya ada!

This Space Scoop is based on a Press Release from ESO.
ESO

Diterjemahkan oleh langitselatan

Foto
Versi cetak
Space Scoop lainnya

Penasaran? Yuk cari tahu...

Apa itu Space Scoop

Topik Astronomi lainnya

Mengilhami Generasi Baru Penjelajah Antariksa

Kawan Space Scoop

Kontak Kami

Situs ini didanai oleh Program European Community's Horizon 2020 berdasarkan perjanjian n° 638653