Ada yang Memanggil Ghostbusters?
9 Jan. 2013

Jutaan orang di dunia percaya akan adanya hantu, bahkan ada yang mengaku pernah melihatnya. Nah, sekarang kalian bisa mengaku juga. Foto yang menyeramkan ini memperlihatkan kehidupan sebuah bintang masif setelah ia mati. Kalian bisa menyebutnya 'bintang hantu'.

Sebuah bintang besar menemui ajalnya ketika bahan bakarnya habis. Saat ajalnya tiba, lapisan luarnya dilontarkan melalui ledakan yang dahsyat, sedangkan bagian intinya runtuh ke dalam. Sementara material hasil semburan tersebut mampu menciptakan pola-pola berwarna-warni dan sangat indah (seperti ini), yang lebih menarik sebenarnya terjadi di inti bintang. Foto 'hantu' ini menampakkan sisa dari inti bintang masif setelah terjadi ledakan dramatis yang mengakhiri hidupnya.

Sementara lapisan luar bintang dilontarkan ke angkasa, inti bintang runtuh ke dalam. Sejumlah materi yang cukup untuk membuat bintang seperti Matahari (dan beberapa bintang lagi) dimampatkan hingga menjadi hanya sebesar kotamadya, bahkan lebih kecil lagi. Inti bintang ini kemudian mulai menjalani kehidupan sesudah matinya sebagai bintang kelas baru. Dalam foto ini, si inti bintang telah 'dilahirkan kembali' sebagai pulsar, sebuah bintang yang berputar sangaaaaaat cepat, lebih cepat dari rotor helikopter. Selagi berputar, pulsar menyemburkan materi, salah satunya seperti yang di gambar tampak tertarik ke atas.

Kalau ingin menonton aksi si pulsar klik di sini.

Fakta Keren

Pulsar mempunyai medan gravitasi yang luar biasa kuat. Kalau kalian berdiri di permukannya, kalian akan berbobot sekitar dua juta milyar kali lipat dari bobot kalian di Bumi.

This Space Scoop is based on a Press Release from Chandra X-ray Observatory.
Chandra X-ray Observatory

Diterjemahkan oleh langitselatan

Foto
Versi cetak
Space Scoop lainnya

Penasaran? Yuk cari tahu...

Apa itu Space Scoop

Topik Astronomi lainnya

Mengilhami Generasi Baru Penjelajah Antariksa

Kawan Space Scoop

Kontak Kami

Situs ini didanai oleh Program European Community's Horizon 2020 berdasarkan perjanjian n° 638653