Apa Jadinya Kalau Komet Tanpa Ekor?
9 Mei 2016

Entah itu roti ataukah batuan angkasa, cara terbaik untuk mengawetkannya adalah dengan menyimpan di dalam kulkas.

Tata Surya kita mempunyai kulkas sendiri: Awan Oort. Awan Oort (dibaca ‘ort’) adalah segerombolan besar komet di luar orbit planet Neptunus. Lokasinya sedemikian jauh dari Matahari sehingga temperatur di Awan Oort bisa mencapai minus 25 °C dan bahkan lebih dingin lagi!

Tempat yang gelap dan dingin ini ideal untuk mengawetkan benda-benda kuno dari zaman ketika Tata Surya kita masih bayi, termasuk Komet Manx.

Meskipun disebut komet, diyakini bahwa Komet Manx sebetulnya merupakan asteroid. Asteroid adalah bongkahan batuan sisa-sisa kelahiran planet-planet batuan di Tata Surya (Merkurius, Venus, Mars, dan Bumi).

Komet Manx dilahirkan di dekat Matahari 4,5 miliar tahun lalu, pada waktu yang sama dengan kelahiran Bumi. Segera setelah itu, asteroid malang ini dibuang ke kegelapan di tepian Tata Surya. Miliaran tahun kemudian, asteroid ini tak sengaja ditemukan ketika kembali menuju Matahari.

Akhir-akhir ini Komet Manx terdorong keluar dari tempatnya di Awan Oort dan masuk ke dalam lintasan yang membawanya lebih dekat ke Matahari. Pada orbit barunya ini, Komet Manx akan lewat di bagian Tata Surya tempat kita berada setiap 860 tahun!

Tata Surya kita mengandung ribuan asteroid dan semuanya telah dipanggang saat berada di dekat Matahari selama miliaran tahun. Kecuali Komet Manx. Komet Manx selama ini berdiam di Awan Oort, kulkas terbaik yang dimiliki Tata Surya!

Inilah asteorid mentah yang pertama kali diamati. Asteroid ini menjadi fosil sempurna dari masa ketika Tata Surya masih sangat muda dan bisa menguak informasi baru yang menarik mengenai asal-usul tempat tinggal kita ini alam semesta.

Fakta Keren

Ketika komet lewat di dekat Bumi, sebagian esnya menguap akibat panas dari Matahari dan menciptakan “ekor” yang indah saat melintasi langit malam. Komet Manx tidak tersusun dari bahan yang sama dengan komet-komet lain sehingga komet ini tidak mempunyai ekor. Itu sebabnya mengapa komet ini dinamakan seperti kucing tak berekor yang terkenal, yaitu “Manx.”

This Space Scoop is based on a Press Release from ESO.
ESO

Diterjemahkan oleh langitselatan

Foto
Versi cetak
Space Scoop lainnya

Penasaran? Yuk cari tahu...

Apa itu Space Scoop

Topik Astronomi lainnya

Mengilhami Generasi Baru Penjelajah Antariksa

Kawan Space Scoop

Kontak Kami

Situs ini didanai oleh Program European Community's Horizon 2020 berdasarkan perjanjian n° 638653