Kupu-kupu Angkasa Terbang ke Arah yang Sama
4 Sep. 2013

Bagaikan helaan napas terakhir, bintang-bintang seperti Matahari di akhir masa hidupnya menggembungkan gas yang berada pada lapisan luar. Gas ini melayang ke angkasa dan membentuk awan indah dan menakjubkan, yang disebut planet nebula (meskipun tidak ada hubungannya dengan planet). Ada berbagai macam bentuk awan. Salah satunya adalah planet nebula bipolar. Awan ini tampak berbentuk seperti jam pasir atau kupu-kupu raksasa di sekeliling sisa-sisa bintang asalnya.

Bentuk planetari nebula dipengaruhi oleh bintang asalnya dan lingkungannya, seperti misalnya apakah si bintang mempunyai planet atau bintang lain yang mengelilinginya. Bentuk nebula bipolar termasuk golongan terekstrim. Foto ini menunjukkan alasannya: bintang asal si nebula mempunyai semburan dahsyat yang melontarkan materi dari kutub utara dan selatannya! Hasilnya adalah awan berbentuk kupu-kupu yang fantastis dan halus.

Tiap planetari nebula berasal dari bintang yang berbeda dan tidak pernah berdekatan untuk saling bersentuhan. Meskipun demikian, para astronom yang mengamati 100 planetari nebula di pusat Galaksi Bimasakti menemukan sebagian besar planet nebula bipolar di area itu bersikap sama anehnya. Pusat Bimasakti adalah tempat yang sangat semrawut, tapi di sana planetari nebula berbaris ke arah yang sama! Mereka tampak seperti sedang rebah di sepanjang piringan Galaksi kita.

Si bintang asal betul-betul membentuk nebula-nebula itu, tapi penemuan baru ini menunjukkan kalau ada sumber penyebab lain yang lebih misterius: Galaksi kita. Para astronom menduga bulge di pusat Galaksi kita (bayangkan telur ceplok, bulge itu adalah bagian kuning telurnya) itu bertindak seperti magnet raksasa, menyebabkan planetari nebula bipolar itu berderet seperti halnya serbuk besi berada di dekat magnet.

Fakta Keren

Jantung Bimasakti dipadati oleh gas, debu, dan bintang. Tempat ini disebut bulge dan itulah sebabnya mengapa kita hanya bisa melihat sebagian kecil bintang-bintang dari seluruh bintang yang ada di Galaksi kita. Di bulge terdapat banyak sekali debu dan gas sehingga kalian tidak bisa mengintip ke dalamnya, apalagi melihat sisi seberangnya.

This Space Scoop is based on Press Releases from ESO, Hubble Space Telescope.
ESO Hubble Space Telescope

Diterjemahkan oleh langitselatan

Foto
Versi cetak
Space Scoop lainnya

Penasaran? Yuk cari tahu...

Apa itu Space Scoop

Topik Astronomi lainnya

Mengilhami Generasi Baru Penjelajah Antariksa

Kawan Space Scoop

Kontak Kami

Situs ini didanai oleh Program European Community's Horizon 2020 berdasarkan perjanjian n° 638653