Debu Yang Berkilau di Angkasa
16 Nov. 2011

Debu itu butiran kotor yang tidak ada gunanya dan tidak ada tujuannya! Itu kan yang ada dalam benak kita ketika melihat debu dan kemudian membersihkannya? Tapi di ruang angkasa, debu merupakan bahan penting dalam pembentukan bintang.

Astronom sering berbicara tentang bintang sebagai bola gas raksasa, tapi di dalamnya terdapat banyak sekali debu. Sekarang, yuk lihat foto di halaman ini. Foto ini berasal dari sebuah area di ruang angkasa dimana bintang – bintang baru dilahirkan, dan dikenal dengan nama Nebula Carina. Bagian yang berwarna oranye merupakan obyek yang mengisi bagian terbesar di area itu – dan itu semua adalah DEBU!

Tidak seperti partikel gas, debu tidak hanya digunakan sebagai bahan bakar yang memberi tenaga bagi bintang. Tapi tanpa debu, bintang tidak akan lahir. Bintang hanya bisa terbentuk keika materi di area pembentukan bintang cukup rapat. Disinilah butiran-butiran debu memberi kontribusi yang sangat penting dalam membentuk sebuah bintang baru.

Ada beberapa area di Nebula Carina yang cukup rapat untuk membentuk bintang baru dalam beberapa juta tahun ke depan. Dan bintang masif yang ditemukan di Nebula akan dapat membantu mendorong gas dan partikel gas untuk bersatu.

Angin dari bintang masif yang ditemukan itu akan meniup materi untuk berkumpul – seperti dedaunan dan sampah yang tertiup angin di hari yang berangin. Bintang masif juga mengakhir hidupnya dalam ledakan yang sangat kuat yang dikenal sebagai ledakan supernova. Saat terjadi ledakan supernova, materi akan mendapat bantuan untuk segera terkumpul dan bintang baru pun bisa segera terbentuk!

Fakta Keren

Berat gabungan gas dan debu di Nebula Carina berkisar 140000 kali Matahari!

This Space Scoop is based on a Press Release from ESO.
ESO

Diterjemahkan oleh langitselatan

Foto
Versi cetak
Space Scoop lainnya

Penasaran? Yuk cari tahu...

Apa itu Space Scoop

Topik Astronomi lainnya

Mengilhami Generasi Baru Penjelajah Antariksa

Kawan Space Scoop

Kontak Kami

Situs ini didanai oleh Program European Community's Horizon 2020 berdasarkan perjanjian n° 638653